POPULARITAS: Sebuah Kesia-siaan

Selamat jumpa para Pendukung Kristus, apa kabar? Salam sehat penuh syukur karena kita tidak pernah melupakan Sang Pemberi Hidup. Sahabat, menjadi popularitas, sepertinya menjadi satu hal penting dalam skala prioritas hidup manusia saat ini. Makin terkenal, makin banyak pengikut, makin naik pula status sosialnya. Beragam trik untuk menjadi tenar  bertebaran di mesin pencari. Berbagai cara dilakukan manusia agar tenar dan dikenal banyak orang. Baik tenar karena prestasi atau hanya karena sensasi.

Orang ingin dikagumi, dikenal, diperhatikan dan diidolakan. Tidak jarang pula mereka rela menabrak larangan-larangan Tuhan yang bisa jadi dianggap penghalang untuk bisa mencapai popularitas di mata dunia. Dunia terus mengajarkan kita untuk bisa terkenal, sukses, kaya raya, dan itu dipercaya bisa membuat kita bahagia.

Sesungguhnya Alkitab tidak pernah mengajarkan kita untuk mengejar popularitas di mata dunia. Populer di mata orang lain itu tidak penting. Bahkan Tuhan mengatakan, “Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.” (Lukas 6:26). Mengapa Firman Tuhan harus sampai sekeras itu? Karena semua itu bisa membuat kita lupa diri,  kemudian melupakan Sang Pemberinya sendiri.

Sahabat, sekarang kita menggali berkat dari Pengkhotbah 4:7-16 dengan judul: “Kesia-siaan dalam hidup”. Salomo melihat, “lebih baik seorang muda miskin tetapi berhikmat daripada seorang raja tua tetapi bodoh, yang tak mau diberi peringatan lagi” (ayat 13). Dalam dunia kuno, kekuasaan dan kematangan umur jauh lebih berharga daripada kemiskinan dan kemudaan. Salomo membalikkan pemahaman tersebut dengan mengatakan lebih baik orang muda miskin tetapi berhikmat. Pernyataan Salomo menunjukkan penghargaan tinggi terhadap hikmat.

Ternyata, orang muda yang miskin, yang bahkan pernah dipenjarakan, kemudian karena hikmatnya, dapat menjadi raja (ayat 14). Rakyat yang sudah jenuh dengan raja tua dan bodoh akan senang mendapatkan seorang raja yang berhikmat. Ia begitu populer dan semua orang yang hidup di bawah matahari berjalan bersama-sama dengan orang muda tersebut (ayat 15).

Pada awalnya, tak habis-habisnya rakyat yang senang dengan orang muda yang menjadi raja karena hikmatnya, namun pada akhirnya ia tidak disukai oleh orang yang datang kemudian (ayat 16). Menurut Salomo, hal itu merupakan “kesia-siaan dan usaha menjaring angin,” yaitu sesuatu yang fana dan tidak dapat dipertahankan.

Orang yang mengejar arti dan nilai hidup pada popularitas pada akhirnya pasti putus asa. Sebab, popularitas adalah sesuatu yang rapuh, kesia-siaan, fana, dan tidak tahan lama. Marilah mencari tujuan hidup yang berarti, yaitu menjalani panggilan Tuhan dalam hidup kita. Karena itu, manusia yang hidupnya dikuasai oleh popularitas tidak abadi. Sedangkan manusia yang mencari perkenanan Tuhan, selama hidupnya akan mendapat penyertaan-Nya. Sebab, ia hidup dengan cara yang dikehendaki Tuhan.
Ingatlah! Sahabat kita diminta untuk menjadi orang benar dan bukan untuk menjadi orang  tenar. Tuhan memanggil kita untuk melakukan apa yang benar dan bukan untuk menjadi populer di mata dunia. Meski di mata orang lain kita tidak diterima sekalipun, tapi Allah selalu menghargai dan menerima keputusan kita untuk tetap tampil sebagai orang benar. Dan itu jauh lebih cukup ketimbang ketenaran di mata manusia yang bisa semakin menyesatkan kita dan semakin menjauhkan kita dari Tuhan. Tuhan memberkati Sahabat dan keluarga. (pg)

One Comment

  1. Kristianti Kartika Widjaja

    Shalom…Selamat jumpa Pak Paul dan para Sahabat pendukung Kristus
    Salam sehat , sejahtera dan penuh sukacita di dalam Kristus
    Puji Tuhan, kabar baik , oleh anugerah-Nya kita masih sempat utk merenungkan Firman-Nya.
    Trm kasih utk Renungan Fitman Tuhan pagi ini yg mengingatkan supaya kita tidak mengejar popularitas di dalam kehidupan ini ,melainkan supaya kita hidup benar dan diperkenan oleh Allah…Immanuel.
    Tuhan Yesus Memberkati…Selamat beraktivitas di dalam perlindungan Allah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *