MEMENUHI PANGGILAN TUHAN

Shalom Pak Andreas, Terima kasih atas foto-foto kenangan yang Bapak kirimkan.  Bagi saya jalan-jalan  di Swiss bersama  dengan Pak Andreas dan  Ibu adalah satu peristiwa yang indah dan tak dapat dilupakan. Saya bersyukur kepada Tuhan boleh dilahirkan di negeriku yang sangat indah ini. Saya boleh menikmatinya selama 27 Tahun. Tetapi lebih bersukacita meninggalkan zona nyaman untuk menjawab panggilan Tuhan dan mau dipakai-Nya; maka saya menyerahkan hidup saya untuk melayani Tuhan dan sesama di Pakistan selama 4,5  tahun, dan  di Indonesia tercinta selama 37 tahun.  Tetapi yang jauh lebih mulia dan kekal, saya adalah penduduk yang sudah terdaftar  di surga;  sebab Tuhan Yesus telah membayar sehingga saya bisa memiliki paspor ke sana.… (1 Kor. 6:20; Luk. 10:20) Semuanya itu anugerah Tuhan saja, dan luar biasa kasih-setiaNya ! Saya tidak pernah menyesal masuk Sisterhood ChristusTraeger. Bahkan makin lama, saya merasa makin bahagia di dalam Tuhan. Besok, bersama dr. Elisabeth dan sr. Ursula dari Künzelsa, kami mau  belajar Firman Tuhan dalam rumah retret yang besar di dekat Karlsruhe. Masih tetap menjaga Jarak antara sesama manusia dan tidak boleh lupa memakai masker, walau agak menjengkelkan, karena di daerah kami sudah tidak  ada yang terkapar virus Corona. Tetapi lebih baik, masing masing taat daripada terjadi  ribuan orang meninggal, seperti di U.S.A. atau di Brasilia dan di India. Selama ini Tuhan telah melindungi setiap rumah kami di  Jerman, di Pakistan, di Brasilia, di Argentina, di Indonesia dan juga di Swiss. Pujilah Tuhan sebab Ia sangat baik! Marilah kita melihat ke depan dimana kita boleh berkumpul lagi dan pasti menikmati satu situasi yang sangat indah dan penuh damai sejahtera. Kiranya Tuhan juga terus menjaga setiap anggota Christopherus . Tak lupa kami mengucapkan terima kasih atas semua kebaikan dan doa kalian. Salam dan doa saya, Sr. Margrit Hongler

HAL – HAL KECIL DAPAT MENYENANGKAN

Shalom, Puji Tuhan atas anugerahNya sehingga Panti Asuhan (PA) Christopherus selama 40 tahun menjadi berkat buat banyak orang. Kami bersyukur karena selama lebih dari 20 tahun, kami berdua boleh menjadi bagian dari keluarga besar PA Christopherus. Ada banyak kenangan  indah yang tak akan bisa kami lupakan. Berikut  kami bagikan beberapa pengalaman dengan anak-anak: Saat Sr. Christine menyetir mobil pertama yang diisi semua anak-anak putra, tiba-tiba mobil itu mogok di tengah-tengah kampung. Sr. Christine bingung harus berbuat apa? Untung ada orang yang mau dan dapat memperbaiki mobil kami sehingga bisa meneruskan perjalanannya. Langsung anak-anak mulai menyanyi, “Puji Tuhan pada setiap waktu… Puji Tuhan, sgala susah hilang….“ Pernah kami mengajak anak-anak putri untuk jalan-jalan di hutan di Kopeng. Ada yang menemukan sebuah strawberry liar yang kecil. Susan membagi-bagikannya  kepada 16 orang, yang ikut acara itu  dan masing-masing menikmati bagian yang sangat kecil, yang hampir tidak kelihatan namun membuat mereka semua penuh sukacita. Masih ingat? Kalau ada seorang anak yang sakit, pasti yang lain datang ke kamar tidurnya dan menyanyi lagu, “Yesus, Yesus, dokterku yang baik“ Sekarang banyak di antara kalian sudah mempunyai keluarga sendiri dan membesarkan anak-anak. Doa kami kiranya kalian terus mengingat bahwa Tuhan Yesus selalu menyertai dan dapat menolong dalam kesusahan  seberat apapun. Dan Dia patut dipuji dan disembah. Mari kita menyadari hal-hal kecil pun, dapat menyenangkan. Jikalau kita membagikannya, pasti sukacita bertambah-tambah. Kami berdua sudah semakin tua. Dalam usia lanjut ini kami juga berusaha untuk melakukan hal demikian. Kami tidak akan berhenti untuk mendoakan kalian semua. Kiranya PA Christopherus terus memenuhi permohonan Tuhan Yesus (Mat. 19:14), “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” Salam dan doa kami, Sr. Margrit dan Sr. Christine